nuyaman.com. Tarim – mengawali masa
khidmat Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Yaman yang baru,
Jum’at malam (13/03) Lajnah Ta’lif wa Nasyr (LTN) NU sukses menggelar acara
rapat kerja (RAKER) pembahasan penerbitan buku-buku terbaru karya NU Yaman.
Bertempat di musholla kampus Al
Ahgaff, Acara yang dipandu oleh koordinator LTNNU, Muhammad Rifqi Ridho, membahas
tentang kelanjutan penerbitan kitab “Bulughul Ma’mul fi Syarhi Lubbil Ushul”
karya DR. Amjad Rosyid al Maqdisy.
Kitab tersebut merupakan penjelasan
(syarh) dari kitab Lubbul Ushul (karya Syaikhul Islam Zakaria al Anshori) yang
dijadikan kitab wajib (muqorror) dalam mata kuliah Ushul Fiqh di Fakultas Syari’ah
dan Hukum, Universitas Al Ahgaff. Sementara penulis kitab Bulughul Ma’mul ini
tidak lain adalah guru besar yang pernah menjabat sebagai dosen dan ketua
komite Fiqih dan Ushul Fiqih Universitas Al Ahgaff (dulu).
Pada kesempatan itu, Rifqi Ridho
menuturkan bahwa kitab ini sudah berhasil diterbitkan 2 juz oleh LTN NU Yaman periode
sebelumnya, dan periode sekarang akan dimaksimalkan penerbitan semuanya yang
berjumlah 5 juz.
“Penerbitan kitab Bulughul Ma’mul
ini akan menjadi sumbangsih NU Yaman untuk membantu para pelajar Universitas Al
Ahgaff dalam mengkaji Ushul Fiqih lebih dalam dengan kitab yang lebih mudah
difahami”, ungkapnya.
Turut hadir dalam acara rapat itu Rois Syuriah
Hasan Basri Hayyi dan Ketua Tanfidziyah Abdul Rahman Malik, serta turut mengundang
koordinator LTN NU periode sebelumnya Hifni Mubarok.
Disamping pembahasan penerbitan
kitab, acara yang berlangsung mulai pukul 20.30 waktu setempat itu juga berhasil
memutuskan rencana menerbitkan buku antologi “Ulama Yaman dalam Literasi Islam
Nusantara” yang berisi kumpulan tokoh-tokoh ulama Yaman yang memiliki karya
kitab fenomenal yang telah menghiasi khazanah Islam di Indonesia.
“Buku kumpulan ulama ini akan
menjelaskan beberapa tokoh Ulama Yaman yang memiliki pengaruh dan terkenal
karena sering dikaji di pesantren-pesantren Indonesia seperti pengarang kitab
Bughyatul mustarsyidin, Sullamut Tawfiq dan lainnya” ungkap Abdul Rahman Malik.
Selain itu di akhir rapat dibahas
juga pembentukan struktur redaksi bulletin Adzkar PCINU Yaman yang merupakan
program dua kali selama setahun. (Arman Malieky)

Posting Komentar Blogger Facebook